Cara Resign Kerja Dari Kantor Dengan Professional, Supaya Tidak Dicap Negatif.

Pernah kah kamu berpikir untuk mengajukan resign atau mengundurkan diri dari pekerjaanmu? Apalagi jika kamu sudah lama bekerja di kantor tempat kerja mu yang sekarang dan merasa ingin mencari suasana dan pengalaman kerja yang berbeda atau mencari  pekerjaan di kantor yang lain. Hal seperti ini wajar saja terjadi terlebih jika kamu memang sudah cukup lama mengabdi di perusahaan tempat kamu bekerja saat ini.  Namun, tak jarang orang merasa kesulitan dan segan untuk mengajukan pengunduran diri. Untuk memutuskan berhenti dari perusahaan dan pekerjaan sekarang ini, kamu perlu mempertimbangkan dengan matang. Bukan karena emosi sesaat yang akan membuat Anda menyesal di kemudian hari. Pastikan pula jika kamu telah memiliki kesiapan tekad, mental serta telah mendapatkan pekerjaan pengaganti. 

Sebelumnya anda diterima dan masuk ke perusahaan tersebut dengan cara yang baik, maka ketika keluar pun harus dengan cara yang baik pula. Jangan sampai meninggalkan kesan negatif di perusahaan lama demi keberlangsungan karier Anda ke depan dan menghancurkan hubungan antar rekan kerja disana.Lalu, bagaimana sih cara mengundurkan diri atau resign kerja dari perusahaan dengan baik? Simak artikel berikut sampai akhir ya! Karena melalui artikel ini akan dibagikan tips-tips yang baik tentang cara mengundurkan diri yang baik dan bisa kamu coba . 

Apa Alasan Resign Yang Baik ?

Resign dari sebuah pekerjaan adalah sebuah keputusan yang tidak mudah. Sebelum memutuskan untuk mengajukan pengunduran diri dari perusahaan, kamu harus menyiapkan dan mempertimbangkan alasan yang baik untuk perusahaan lama dan perusahaan baru. Nah, untuk itu berikut ini meruoakan alasan resign yang baik yang bisa kamu terapkan .

  1. Alasan tidak sesuai dengan latar pendidikan

Banyak orang yang bekerja tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya, karena terkadang perusahaan menuntut seorang pegawai harus serba bisa.

Karena pekerjaan yang diberikan tidak sesuai dengan latar pendidikan, dan Anda merasa passion Anda bukan di bidang tersebut,  hal ini bisa menjadi alasan yang kuat ketika Anda mengajukan resign.

  1. Merasa tidak ada perkembangan

Jika kamu merasa tidak ada kemajuan dan perkembangan dalam pekerjaan yang kamu kerjakan saat ini . Mungkin hal tersebut bisa jadi pertanda bahwa Anda memang sudah seharusnya resign dan pindah kerja. perusahaan yang baik akan mampu memahami alasan ini jika ada karyawan yang mengajukan resign.

  1. Alasan Keluarga

Alasan keluarga merupakan alasan yang paling umum digunakan untuk berhenti bekerja atau mengajukan resign. Alasannya ada bermacam-macam, misalnya jauh dari keluarga, mengurus orang tua, terlalu banyak pekerjaan sehingga menyita waktu untuk keluarga.

  1. Alasan melanjutkan pendidikan 

Pendidikan merupakan salah satu hal yang menunjang perkembangan karier seseorang. Hal ini juga dapat menjadi alasan yang rasional bagi mengajukan resign terhadap perusahaan dan tidak akan mempermasalahkannya. Karena perusahaan umumnya akan memberikan support bagi karyawannya untuk mengembangkan diri.

  1. Alasan Jenih terhadap pekerjaan

Mengerjakan pekerjaan yang sama dan itu itu saja bertahun-tahun tentu akan membuat mu merasa bosan dan jenuh. Apalagi jika hal tersebut tidak menghasilkan peningkatan kemampuan. Hal ini dapat Anda gunakan sebagai alasan resign. Meskipun, tidak menutup kemungkinan Anda akan ditawarkan pindah divisi atau posisi jika menggunakan alasan tersebut.

Bagaimana Cara Mengajukan Resign ke HRD/ Atasan Dengan Baik ?

Keputusan untuk mengundurkan diri dari pekerjaan selalu menjadi hal yang sulit dilakukan terutama jika kamu sudah lama bekerja di perusahaan tersebut. Tidak ada yang salah dengan keputusan untuk resign, namun keputusan tersebut  akan menjadi masalah ketika kamu tidak membangun kesan yang baik dengan atasan dan rekan kerjamu setelah memutuskan untuk mengundurkan diri.  Nah, agar hal itu tidak terjadi, dan kamu tidak dipandang buruk oleh pihak perusahaan, simak dan cobalah cara resign yang baik di bawah ini.

  1. Jangan mengajukan resign secara tiba-tiba/ mendadak

Ketika ingin mengundurkan diri atau  resign pun harus ada etikanya. Kamu bisa memberikan surat resign 1 minggu atau 3 hari sebelumnya. Karena umumnya pada perusahaan terdapat peraturan jika kamu mengajukan resign kamu akan dinotice setelah sebulan dari pengajuan surat yang kamu ajukan “One month notice”. Jadi tidak mendadak, dan perusahaan bisa mencari pengganti Anda secepatnya.

  1. Tetap Bekerja Dengan Baik dan Menjaga Etika.

Meski kamu telah memutuskan untuk resign, jangan sampai Anda kehilangan semangat untuk bekerja. Buatlah kesan yang tetap memperlihatkan dirimu bahwa kamu adalah pekerja yang profesional, jangan sampai kamu merepotkan rekan kerja maupun atasan.Tetaplah bekerja sebaik mungkin di hari-hari terakhir Anda di perusahaan. Etika dalam bekerja pun dijaga sehingga Anda dapat memberikan kesan positif selama bekerja di perusahaan tersebut.

  1. Menulis Surat pengunduran Diri

Sebelum memutuskan untuk resign kamu sebaiknya membuat surat pengunduran diri. Hal ini juga agar kamu membuat kesan yang baik terhadap perusahaan lama. Adapun surat pengunduran diri yang baik, di dalamnya berisi beberapa bagian meliputi

  • Sapaan atau salam pembuka pada atasan
  • Pemberitahuan pengunduran diri, jenis jabatan yang diemban di perusahaan lama, serta tanggal terakhir bekerja
  • Alasan mengundurkan diri
  • Ucapan terimakasih atas pengalaman bekerja yang diberikan
  • Bersedia memberikan bantuan dalam proses transisi jabatan
  • Sapaan atau salam penutup

Sebaiknya kamu menuliskan surat pengunduran diri dengan sopan meskipun mungkin kesan kamu terhadap perusahaan kurang baik.  

  1. Jangan lupa untuk mengembalikan alat-alat kantor

Selama bekerja di perusahaan, mungkin kamu pernah menggunakan properti perusahaan. Ketika kamu meninggalkan perusahaan, jangan lupa unuk mengembalikan seluruh alat-alat kantor yang telah digunakan dengan baik. Pastikan juga tidak ada yang tertinggal satupun. Hal ini agar  menghindari masalah di kemudian hari.

  1. Berpamitan Dengan Sopan

berpamitan lah dengan baik kepada atasan maupun seluruh rekan kerja. Jika atasan sudah disetujui atasan dan HRD, maka sampaikan hal ini pula kepada rekan kerja Anda secara langsung maupun lewat email. Pada hari terakhir kamu bekerja,, biasanya kamu akan bersalaman sebagai tanda perpisahan. Ucapkanlah permohonan maaf dan juga terima kasih atas kerja sama serta pertemanan selama ini. Jangan lupa pamit juga pada klien Anda, sehingga mereka tahu dan bisa melanjutkan berbagai urusan bisnis di perusahaan tersebut dengan orang yang kelak akan mengantikan Anda.

  1. Tetap menjaga hubungan dengan atasan dan rekan kerja lainnya dengan baik. 

Meski kamu sudah tidak bekerja diperusahaan tersebut, tapi tali pertemanan tetap jalan terus. Jadi sebaik mungkin jaga hubungan Anda dengan atasan maupun rekan kerja di perusahaan lama. Siapa tahu suatu saat ada kerja sama menguntungkan yang bisa dibangun dari hubungan pertemanan tersebut. Jadi jangan sampai putus silaturahmi ya.

Nah, itu dia penjelasan singkat  tentang cara mengajukan oengunduran diri dari pekerjaanmu dengan benar. Meskipun kamu sudah memutuskan untuk resign, namun kamu harus tetap bersikap  profesional dan memberi kesan yang baik pada atasan dan rekan kerja sebelumnya, jangan lupa untuk selalu menjaga silaturrahmi ya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *